Pemprov Mulai Susun Neraca Aset 2018


SERANG – Pemprov Banten melalui Badan Pengelolaan keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) rapat koordinasi dan verifikasi penyusunan neraca aset 2018 di Aula Kantor BPKAD Banten, KP3B, Kecamatan Curug, Kota Serang, Rabu (16/1/2019). Rapat digelar sebagai rangkaian dari penyusunan neraca aset 2018.

Kepala Bidang Aset Daerah pada Badan Pengalolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Banten Ajat Sudrajat mengatakan, penyusunan neraca aset adalah agenda rutin tahunan. Dokumen tersebut nantinya akan dipakai untuk menyusun laporan keuangan pemerintah daerah (LKPD).

“Aset adalah salah satu aspek yang menjadi penilaian LKPD. Dengan demikian kami ingin penyusunan neraca aset ini bisa seakurat mungkin,” ujarnya.

Ia menjelaskan, agar penyusunan beraca aset bisa benar—benar baik, kata dia, selanjutnya akan dibentuk lima tim untuk verifikasi atas laporan dari OPD. “Untuk menjaga kurasi neraca aset juga, rapat koordinasi penyusunan neraca aset akan secara khusus digelar untuk SMA/SKH/SMK negeri yang digelar pada Kamis hingga Sabtu (17-19/1/2019)," katanya.

Ajat mengimbau, kepada OPD untuk tak sungkan berkoordinasi dengan BPKAD terkait penyusnan neraca aset. Pihaknya akan selalu membuka diri dan melakukan supervisi. "Kami selalu siap untuk memberikan bantuan," ungkapnya.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala BPKAD Provinsi Banten Dwi Sahara menuturkan,  agar mendapatkan data yang akurat, sebelumnya BPKAD sudah beberapa kali menggelar rekonsiliasi data perolehan aset. Rapat koordinasi digelar bersama seluruh pelaksana akuntansi OPD, pengurus barang pengguna dan pengurus barang pembantu di lingkungan Pemprov Banten.

“Perhitungan neraca aset juga dilakukan sebagai tahapan penyusunan laporan keuangan pemerintah daerah (LKPD) tahun anggaran 2018,” tuturnya.

Seperti diketahui, nilai audit aset Pemprov Banten di 2017 mencapai Rp 19,4 triliun. Aset tersebar di 41 Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Ada enam jenis aset yang dikategorikan pada kartu inventaris barang (KIB) A hingga F. KIB A adalah seputar tanah dengan nilai total Rp 8.663.835.323.575. KIB B seputar peralatan dan mesin senilai Rp 1.974.992.016.307. KIB C itu berkaitan dengan aset gedung dan bangunan dengan nilai Rp 2.753.371.760.625.

Sedangkan KIB D adalah soal jalan dan jaringan irigasi senilai Rp 5.793.882.188.191. KIB E adalah aset tetap lainnya dengan nilai Rp 99.941.254.793. Terakhir ada KIB F yaitu konstruksi dalam pengerjaan Rp 197.431.583.455.

Sumber:https://bpkad.bantenprov.go.id


Tentang Kami


Statistik Kunjungan